Filsafat Islam, Sunnah Nabi dalam Berpikir

0
48

Filsafat Islam adalah berpikir secara mendalam, fundamental dan bersifat Islami, rujukannya adalah meneladani cara berpikir Nabi Muhammad SAW. #FilsafatIslam #MusaAsyarie #FilsafatIslam #MusaAsyarie

Berita sebelumyaBerpikir Bebas, Berpikir Kritis
Berita berikutnyaBumi Datar dan Fikih Digital
Musa Asy'arie
Prof.Dr. H. Musa Asy'arie (lahir di Pekalongan, Jawa Tengah, 31 Desember 1951) adalah salah satu filsuf Muslim Indonesia yang memiliki peran sentral dalam menanamkan secara kuat landasan berpikir-bebas atau mazhab kebebasan berpikir. Musa mengajarkan tentang konsep-konsep fundamental mengenai aspek teologi, kosmologi, dan antropologi serta kebudayaan, dalam cara pandang Filsafat Islam. Ia bergerak dari basis perenungan kefilsafatan sampai dengan praksis sosial-ekonomi serta politik. Perhatiannya terhadap dunia ekonomi riil merupakan cerminan dari dirinya sendiri yang juga menjadi pelaku usaha atau pengusaha sukses. Dalam pemikiran kefilsafatan, Musa melandaskan teori-teorinya di atas terang kitab suci al-Qur’an melalui penafsiran rasional. Musa membangun pemikiran filsafatnya secara utuh dan mensistematisasi ke dalam unsur-unsur atau cabang-cabang kajian Filsafat Islam. Ia memiliki minat dan memberikan perhatian sangat luas terhadap berbagai isu dan permasalahan konkret yang terjadi dalam ranah sosial, politik, budaya, pendidikan, ekonomi, dan lain-lain di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.